Keunikan Pasar Husain di Mesir


OLEH MUNAWIR SAJALI, Mahasiswa Jurusan Syariah Islamiah Universitas Al-Azhar, melaporkan dari Kairo

BEGITU terbit fajar, terdengarlah suara azan dari Masjid Al-Husain yang berada di kawasan Pasar Al-Husain, pertanda waktu shalat subuh telah tiba. Begitu setiap pagi yang saya dengar dan amati.

Pasar Al-Husain ini adalah sebuah pasar yang sudah berdiri sejak 1382 Masehi yang didirikan oleh Amir Jahar Al-Khalili. Pasar ini sebenarnya punya nama sendiri, sesuai dengan nama pendirinya, yaitu Pasar Khan Al-Khalili. Tapi rata-rata mahasiswa yang ada di Kairo jarang menyebut nama pasar ini sesuai dengan nama aslinya. Mereka lebih suka menyebutnya Pasar Husain, nama salah seorang cucu Nabi Muhammad saw.



Mengapa jadi begini? Jawabnya, kalau masuk ke pasar ini yang pertama kali kita jumpai adalah sebuah masjid besar yang di dalamnya terdapat makam Husain, cucu Nabi Muhammad saw. Masjid ini bernama Masjid Al-Husain. Nah, itulah sebabnya para mahasiswa di Kairo lebih suka menyebut pasar ini sebagai Pasar Husain ketimbang Pasar Khan Al-Khalili.

Memang sudah menjadi kebiasaan setiap pengunjug dari mancanegara, jika melawat ke Mesir pastilah mereka prioritaskan berkunjung ke Pasar Al-Husain. Apalagi pasar ini selain tempatnya strategis, juga menjual segala jenis barang, baik itu barang-barang kebutuhan orang sekarang maupun barang-barang antik yang mengandung nilai sejarah tinggi.

Selain itu, para pedagang di Al-Husain ini juga menawarkan barang kepada kita dengan bahasa kita yang mereka ketahui. Misal, jika para turis yang berjalan di pasar ini berasal dari Indonesia, maka mereka langsung menawarkan barang dengan bahasa Indonesia. Umpama dengan berkata, “Beli, beli. Harga gila, harga gila.” Ada juga yang menawarkan dengan berkata, “Harga murah, harga murah.”  Mendengar promosi seperti itu pembeli asal Indonesia umumnya senang dan biasanya langsung mendekat untuk bertransaksi.

Salah satu keunikan Pasar Al-Husain atau Pasar Khan Al-Khalili ini adalah selain menjual barang-barang antik, ternyata bentuk dan gaya Pasar Al-Husain ini bisa memikat hati para pengunjungnya untuk berfoto-foto sebagai kenang-kenangan bahwa pernah berkunjung ke Mesir. Maklum, model dan gaya bangunan pasarnya membuat kita seakan-akan hidup kembali di zaman para nabi dan rasul dulu.

Juga biasa bagi para mahasiswa yang kuliah di Mesir jika telah menyelesaikan studinya, maka sebelum pulang ke Tanah Air mereka biasanya berbelanja khusus ke pasar ini, karena hanya di pasar inilah segala jenis barang unik dan antik dengan mudah kita dapati. Selain itu, banyak jenis obat-obatan alami khas Arab bisa kita temukan di sini.

Keunikan lainnya dari Pasar Al-Husain ini adalah setelah asyik berbelanja memenuhi hasrat duniawi, kita bisa langsung menziarahi makam cucu Nabi Muhammad saw kemudian shalat di Masjid Al-Husain untuk menunaikan kewajiban kepada Allah. Inilah pasar yang benar-benar mewakili kepentingan duniawi dan ukhrawi kita sekaligus.



Sumber: http://aceh.tribunnews.com

Post a Comment