Prioritas Penyebab Banjir dan Genangan

Tabel dibawah ini adalah Urutan Prioritas Penyebab Banjir dan Genangan yang terjadi di suatu lokasi (Kodoatie, Robert J. 2003. Manajemen dan Rekayasa Infrastruktur. Yogyakarta : Pustaka Pelajar)
Banjir di Bundaran HI Jakarta Tahun 2013
Banjir di Bundaran HI Jakarta Tahun 2013



NO
PENYEBAB BANJIR
ALASAN MENGAPA PRIORITAS
FAKTOR ALAM ATAU MANUSIA
1
Perubahan tata guna lahan
Debit puncak naik dari 5 sampai 35 kali karena air yang meresap kedalam tanah sedikit mengakibatkan aliran air permukaan menjadi besar, sehingga berakibat debit menjadi besar dan terjadi erosi yang berakibat sedimentasi
Manusia
2
Sampah
Sungai atau drainase tersumbat dan jika air melimpah keluar karena daya tampung saluran berkurang.
Manusia
3
Erosi dan sedimentasi
Akibat perubahan tata guna lahan, terjadi erosi yang berakibat sedimentasi masuk ke sungai sehingga daya tampung sungai berkurang
Manusia dan alam
4
Kawasan kumuh di sepanjang sungai/drainase
Dapat merupakan penghambat aliran, maupun daya tampung sungai. Masalah kawasan kumuh dikenal sebagai faktor penting terhadap masalah banjir daerah perkotaan
Manusia
5
Perencanaan sistem pengendalian banjir tidak tepat
Sistem pengendalian banjir memang dapat mengurangi kerusakan akibat banjir kecil sampai sedang, tapi mungkin dapat menambah kerusakan selama banjir yang besar. Misal banguna tanggul sungai yang tinggi. LImpasan pada tanggul waktu banjir melebihi banjir rencana menyebabkan keruntuhan tanggul, kecepatan air sangat besar yang melalui bobolnya tanggul sehinga menimbulkan banjir yang besar.
Manusia
6
Curah hujan
Pada musim penghujan, curah hujan yang tinggi akan mengakibatkan benjir di sungai dan bilamana melebihi tebing sungai maka akan timbul banjir atau genangan termasuk bobolnya tanggul. Data curah hujan menunjukkan maksimum kenaikan debit puncak antara 2 sampai 3 kali
Alam
7
Pengaruh fisiografi/geofisik sungai
Fisiografi/geografi fisik sungai seperti bentuk, fungsi dan kemiringan DAS, kemiringan sungai, geometrik hidrolik
Manusia dan alam
8
Kapasitas sungai
Pengurangan kapasitas aliran banijr pada sungai dapat disebabkan oleh pengendapan berasal dari erosi DAS dan erosi tanggul sungai yang berlebihan dan sedimentasi di sungai itu karena tidak adanya vegetasi penutup dan adanya penggunaan lahan yang tidak tepat
Manusia dan alam
9
Kapasitas drainase yang tidak memadai
Karena perubahan tata guna lahan maupun berkurangnya tanaman/vegetasi serta tindakan manusia mengakibatkan pengurangan kapasitas saluran/sungai sesuai perencanaan yang dibuat
Manusia
10
Drainase lahan
Drainase perkotaan dan pengembangan pertanian pada daerah bantuan banjir akan mengurangi kemampuan bantaran dalam menampung debit air yang tinggi
Manusia
11
Bendung dan bangunan air
Bendung dan bangunan lain seperti pilar jembatan dapat meningkatkan elevasi muka air banjir karena efek aliran balik (backwater)
Manusia
12
Kerusakan bangunan pengendali banjir
Pemeliharaan yang kurang memadai dari bangunan pengendali banjir sehingga menimbulkan kerusakan dan akhirnya tidak berfungsi dapat meningkatkan kuantitas banjir
Manusia dan alam
13
Pengaruh air pasang
Air pasang memperlambat aliran sungai ke laut. Waktu banjir bersamaan dengan air pasang tinggi maka tinggi genangan atau benjir menjadi besar karena terjadi aliran balik. Hanya pada daerah pantai seperti Pantura, Jakarta, dan Semarang
Alam
Sumber: Kodoatie, Robert J. 2003. Manajemen dan Rekayasa Infrastruktur. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Banjir di Jakarta Tahun 2013
Banjir di Jakarta Tahun 2013
Post a Comment